PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Vol. 5 No. 3 (2025)

REGULASI EMOSI PADA ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK BERPENYAKIT KRONIS: PERAN RELIGIUSITAS DAN DUKUNGAN SOSIAL

Nur Setiani, Prima (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Oct 2025

Abstract

Parents caring for children with chronic illnesses often face high emotional stress due to long-term treatment. Emotion regulation becomes a key factor in maintaining the psychological resilience of parents. Previous studies have primarily examined the roles of religiosity or social support separately, but no study has tested the simultaneous influence of both on emotion regulation in parents of children with chronic illnesses. This study aims to examine and compare the influence of religiosity and social support on emotion regulation in parents of children with chronic illnesses. A total of 115 parents participated in this study, and data were collected using questionnaires on religiosity, social support, and emotion regulation, which were then analyzed using multiple linear regression with SPSS version 25. The results show that religiosity has a significant effect on emotion regulation, with an R² value of 13.8%, indicating a moderate influence of religiosity on parents' ability to manage their emotions. In contrast, social support did not show a significant effect on parents' emotion regulation. These findings imply that religiosity is not only a source of spirituality but also a key factor in strengthening parents' emotional resilience in the face of prolonged stress. Therefore, this study provides an important contribution to psychological interventions based on religiosity, which can improve the emotional well-being of parents of children with chronic illnesses and open opportunities for further research with a more holistic approach. ABSTRAK Orang tua yang merawat anak dengan penyakit kronis sering kali menghadapi tekanan emosional yang tinggi akibat perawatan jangka panjang. Regulasi emosi menjadi faktor kunci dalam menjaga ketahanan psikologis orang tua. Penelitian sebelumnya lebih banyak menguji peran religiusitas atau dukungan sosial secara terpisah, namun belum ada studi yang menguji pengaruh simultan keduanya terhadap regulasi emosi dalam konteks orang tua dengan anak berpenyakit kronis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membandingkan pengaruh religiusitas dan dukungan sosial terhadap regulasi emosi pada orang tua yang memiliki anak dengan penyakit kronis. Sebanyak 115 orang tua berpartisipasi dalam penelitian ini, dan data dikumpulkan menggunakan kuesioner religiusitas, dukungan sosial, dan regulasi emosi, yang kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas memiliki pengaruh signifikan terhadap regulasi emosi dengan nilai R² sebesar 13,8%, yang menunjukkan pengaruh moderat dari religiusitas terhadap kemampuan orang tua dalam mengelola emosi mereka. Sebaliknya, dukungan sosial tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap regulasi emosi orang tua. Temuan ini mengimplikasikan bahwa religiusitas bukan hanya sebagai sumber spiritual, tetapi juga sebagai faktor utama dalam memperkuat ketahanan emosional orang tua dalam menghadapi stres berkepanjangan. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan kontribusi penting untuk intervensi psikologis yang berbasis religiusitas, yang dapat meningkatkan kesejahteraan emosional orang tua dengan anak berpenyakit kronis, serta membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut dengan pendekatan yang lebih holistik.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

paedagogy

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Educational Science and ...