Selai adalah salah satu jenis makanan awetan berupa sari buah-buahan yang sudah dihancurkan, ditambah gula dan dimasak hingga kental. Jenis salak yang di pakai pada penelitian ini adalah Salak Pondoh, karena jenis salak ini memiliki rasa yang manis dan tidak sepat sehingga cocok di jadikan selai. Pada penelitian kali ini penulis memanfaatkan sari bunga telang sebagai bahan pewarna alami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas selai berbahan dasar salak pondoh dengan sari bunga telang dari segi rasa, aroma, tekstur, warna, daya tahan dan biaya produksi. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif dalam penelitian ini yaitu uji organoleptik yang diambil dari 30 responden dan analisis biaya produksi sedangkan metode kualitatif yaitu dengan uji daya tahan. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa rasa dari selai tergolong enak dengan skor 123, tekstur dari selai tergolong cukup kental dengan skor 100, aroma tergolong harum dengan skor 111, dan warna tergolong terang dengan skor 112. Selai ini memiliki daya tahan sampai 5 hari dengan biaya produksi sebesar Rp. 14,076 per-jar.
Copyrights © 2022