Posyandu merupakan garda terdepan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan dasar di tingkat desa, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang balita serta peningkatan kualitas hidup lansia. Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), sebagai daerah dengan karakteristik geografis yang luas dan beragam, menghadapi berbagai tantangan dalam optimalisasi fungsi Posyandu. Beberapa isu pokok yang teridentifikasi antara lain adalah ketimpangan distribusi jumlah Posyandu antar kecamatan, rendahnya tingkat keaktifan di sejumlah wilayah seperti Kecamatan Kemuning dan Gaung Anak Serka, dominasi Posyandu pada kategori strata rendah (Pratama dan Madya), serta masih terbatasnya cakupan pelayanan kesehatan lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi Posyandu berdasarkan jumlah, status keaktifan, dan kategorisasi strata, serta mengukur keterkaitannya dengan cakupan layanan kesehatan balita dan lansia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sumber data sekunder dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir dan Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Visualisasi data dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Power BI untuk memudahkan pemetaan distribusi serta analisis hubungan antar variabel.
Copyrights © 2025