Apotik merupakan salah satu tempat yang menjual obat-obatan, alat kesehatan (alkes) dan lainnya. Salah satu faktor penting untuk kelangsungan proses jual beli pada apotik yaitu adanya persediaan obat-obatan. Apotik RSUD Selasih sudah memiliki sistem yang menampung data persediaan obat obatan. Sistem tersebut juga memiliki data transaksi penjualan obat/alkes dan data pasien. Namun, persediaan obat-obatan dilakukan hanya dengan memeriksa persediaan obat yang hampir habis kemudian memperbarui stok persediaan obat tersebut sehingga hal ini kurang efisien jika suatu waktu membutuhkan obat dalam jumlah yang besar dan ternyata stok habis. Pada penelitian ini diterapkan suatu metode data mining K-Means Clustering dengan cara menganalisa pada pemakaian obat untuk menghasilkan informasi yang dapat dijadikan sebagai perencanaan dan pengendalian persediaan obat berdasarkan hasil kluster yang terbentuk. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan menggunakan Davies Bouldin Index, diperoleh jumlah kluster terbaik adalah 2 dengan nilai DBI sebesar 0,33 yaitu kluster yang memiliki permintaan yang tinggi dengan penjualan obat selama 12 bulan diatas 3200 buah dan kluster yang memiliki permintaan yang rendah dengan penjualan obat/alkes selama 12 bulan dibawah 3200 buah.
Copyrights © 2023