Ruang publik merupakan isu yang sering dibahas terkait wilayah urban. Karena menjadi sarana berkumpul di kota, yang mana penduduknya tergolong heterogen. penelitian akan perilaku manusia pada bidang arsitektur banyak membahas ruang publik. Lembah Batu Heitage merupakan salah satu restoran di Bandar Lampung yang bernuansa alam asri bertemakan heritage, restoran ini memilki ruang terbuka hijau yang sangat memadai dan menyajikan lanskap yang memberikan kesan sebuah lembah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pola aktivitas pengunjung di Lembah Batu Heritage, faktor-faktor yang mempengaruhi pola aktivitas di Lembah Batu Heritage, dan pengaruh Perilaku manusia pada pola aktivitas pengunjung di Lembah Batu heritage. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan metode Place Center Map untuk memberikan gambaran pola aktivitas pada objek penelitian, yang membagi lokasi amatan menjadi mushola, tribun, restoran, restoran dan hall, dan lantai 2. Penelitian ini meninjau pola aktivitas berdasarkan perilaku manusia berdasarkan variabel lima kebutuhan ruang publik oleh stephen carr lalu meninjau indikator 11 atribut pola interaksi oleh Windley & Scheidt dalam Weisman dan teori pembentuk ruang oleh Amos Rapoport. Penelitian ini mendapati pola aktiviatas di Lembah Batu Heritage adalah datang, parkir, memesan, makan dan minum, membayar lalu pulang. Aktivitas pengunjung lainnya yang juga didapati adalah salat, melihat-lihat spot lanskap, dan mengobrol. Penelitian menemukan terkait indikator perilaku manusia pada penelitian ini menemukan keterkaitan terhadap variabel penelitian.
Copyrights © 2024