Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi masyarakat Papua terhadap Program Makan Gizi Gratis yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia dengan menggunakan pendekatan analisis sentimen berbasis text mining. Data dikumpulkan dari platform media sosial X (Twitter) pada periode 24–28 Februari 2025. Sebanyak 712 tweet dianalisis menggunakan perangkat lunak Orange untuk mengklasifikasikan sentimen publik ke dalam tiga kategori, yaitu positif, netral, dan negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat cenderung positif, dengan 70,08% tweet menunjukkan dukungan terhadap program, 21,63% bersifat netral, dan 8,29% mengandung sentimen negatif. Pemetaan emosi berdasarkan model Ekman mengungkap dominasi emosi Surprise (Kejutan) dan Joy (Sukacita), yang mencerminkan antusiasme dan harapan terhadap kebijakan tersebut. Emosi negatif seperti Anger (Marah) dan Sadness (Kesedihan) muncul dalam proporsi yang sangat rendah, menunjukkan tingkat penerimaan yang cukup baik di kalangan pengguna media sosial. Temuan ini mengindikasikan bahwa masyarakat secara umum menilai Program Makan Gizi Gratis sebagai kebijakan positif, meskipun masih terdapat kekhawatiran mengenai efektivitas implementasinya. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai instrumen pemantauan persepsi publik secara real-time, serta merekomendasikan integrasi analisis sentimen dalam evaluasi kebijakan sosial berbasis data
Copyrights © 2025