Studi ini memberikan wawasan yang berharga terkait upaya (KemenPANRB) mempercepat menuju era Society 5.0 di Indonesia. Menggunakan metode kualitatif dan menerapkan pendekatan cluster analysis dengan perangkat lunak NVivo12 Plus, penelitian ini menyoroti implementasi sistem merit sebagai bagian dari tata kelola perencanaan di KemenPANRB. Proses pengangkatan, kenaikan pangkat, dan promosi karyawan melibatkan pemeriksaan komprehensif terhadap kompetensi dan keahlian, dengan mempertimbangkan integritas dan moralitas. Namun, temuan penelitian juga mengungkapkan adanya hambatan signifikan dalam upaya mendorong reformasi birokrasi. Meskipun KemenPANRB telah berusaha memastikan integritas dan kompetensi dalam proses administratif. Keberhasilan menuju era Society 5.0, di mana pelayanan publik harus didorong oleh teknologi dan informasi, dipertanyakan oleh adanya kendala ini. Oleh karena itu, perlu langkah-langkah lebih lanjut untuk mengatasi hambatan tersebut, seperti mengubah budaya organisasi, memberikan pelatihan teknologi kepada personel birokrasi, dan memperkuat sistem pengawasan untuk mengatasi patologi birokrasi dan korupsi. Dengan demikian, studi ini menyoroti tantangan nyata yang harus dihadapi dalam mencapai reformasi birokrasi yang komprehensif di Indonesia.
Copyrights © 2023