Penelitian ini mengkaji hambatan dalam pengembangan dan implementasi Learning Management System (LMS) di Perguruan Al-Washliyah Pantai Labu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam penerapan LMS berkaitan dengan infrastruktur teknologi, ketersediaan perangkat, serta kurangnya pelatihan bagi pengguna. Koneksi internet yang tidak stabil dan keterbatasan perangkat keras menjadi kendala utama yang menghambat aksesibilitas serta efektivitas LMS dalam mendukung proses pembelajaran. Selain itu, kurangnya sosialisasi dan pelatihan mengakibatkan guru dan siswa kesulitan dalam mengoperasikan LMS secara optimal, sehingga pemanfaatan fitur-fitur pembelajaran digital tidak maksimal. Hambatan-hambatan ini berdampak pada rendahnya keterlibatan siswa serta menurunnya efektivitas LMS sebagai alat bantu pembelajaran. Meskipun demikian, LMS memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis internet jika diiringi dengan strategi pengajaran yang inovatif serta dukungan infrastruktur yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis yang mencakup peningkatan kualitas jaringan internet, penyediaan perangkat yang memadai, serta pelatihan berkelanjutan bagi guru dan siswa. Dengan upaya tersebut, LMS dapat menjadi alat yang efektif dalam mendukung proses pendidikan, meningkatkan keterlibatan siswa, serta memperbaiki kualitas hasil belajar di Perguruan Al-Washliyah Pantai Labu.
Copyrights © 2024