Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya digitalisasi pengemasan ulang informasi terhadap koleksi budaya Minangkabau yang dilakukan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat sebagai langkah strategis dalam meningkatkan literasi budaya masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kemas ulang informasi yang telah dilakukan meliputi direktori, jurnal, tambo, dan media cetak lainnya, yang bertujuan memudahkan akses informasi budaya Minangkabau secara sistematis. Namun, belum seluruh produk informasi tersebut terdigitalisasi, sehingga akses masyarakat masih terbatas. Oleh karena itu, digitalisasi dipandang sebagai langkah penting untuk memperluas jangkauan, meningkatkan efisiensi pencarian informasi, serta memperkuat pemahaman dan pelestarian budaya lokal. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi kemas ulang informasi dan digitalisasi koleksi budaya dapat mendorong peningkatan literasi budaya dan informasi masyarakat secara lebih inklusif dan berkelanjutan. Kata kunci: Digitalisasi, Kemas Ulang Informasi, Budaya Minangkabau, Literasi Budaya, Perpustakaan
Copyrights © 2025