ABSTRAK Ada tiga kelompok pengajian rutin: pertama, Majlis Ta’lim PKK, dua, Majlis Ta’lim Permata, tiga, kelompok pengajian laki-laki al-Rijalul Huda. Kelompok-kelompok pengajian ini melakukan pengajian rutin hampir setiap minggu. Kelompok majlis ta’lim PKK dan Permata. Kegiatan pengajian rutin dilakukan setiap Sabtu di rumah anggota secara bergilir. Adapun kegitan dari pengajian adalah pembacaan yasin. Ada perbedaan dengan pengjian kaum laki-laki , di mana kaum laki-laki mengadakan pengajian ketika ada panggilan dari warga yang melakukan hajatan anak akikah dan hajatan ketika ada yang meninggal, dalam pengjian laki-laki ini ada beberapa kegiatan, pembacaan yasin, khatam al-qur’an, barzanji marhaban dan ceramah agama. Yang menjadi permasalah adalah dimana pengajian majlis ta’lim, dalam kegiatannya hanya melakukan pembacaan yasin, sehingga anggota dari dua majlis ta’lim ketika peneliti lakukan wawancara pemahaman agama anggota sangat minim sekali karena tidak adanya kegiatan pemahaman terhadap sari’at-syari’at agama, baik itu dengan mendengar ceramah dari buya atau ustaz atau diskusi dengan anggota lain yang mempunyai kemampuan lebih di bidang agama. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah salah satunya darma perguruan tinggi selanjutnya adalah untuk memberikan pemahaman agama kepada masyarakat khususnya majlis ta’lim desa koto dua lama. Metode dalam penulisan penelitian pengabdian ini adalah dengan pelatihan, praktek dan melaksanak evaluasi pada pertemuan terakhir. Hasil dari pengabdian terlaksananya program kegiatan pelatiahan dengan dua materi pokok yaitu: pertama, keimanan; kedua, taharah dan shalat. Kesimpulan dimana masih banyaknya anggota majlis ta’lim yang tidak paham terhadap agama terutama masalah pokok sehari-hari seperti perkara iman, bersuci dan shalat dengan di adakan pelatihan onggota majlis ta’lim bisa paham dan kesadaran terhadap kegiatan keagaman menjadi meningkat
Copyrights © 2025