Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan dan solusi dalam pengelolaan BUMDes dengan fokus pada empat kategori utam yaitu digitalisasi, modal sosial, tata kelola keuangan, dan peran pemerintah desa. Metode scoping review digunakan untuk menganalisis 19 artikel yang relevan, mengidentifikasi berbagai isu yang dihadapi oleh BUMDes, dan memberikan rekomendasi kebijakan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi teknologi digital secara umum di BUMDes secara umum masih rendah yang disebabkan oleh keterbatasan literasi digital dan infrastruktur di daerah pedesaan. Modal sosial yang kuat, seperti kepercayaan dan norma lokal, berperan penting dalam meningkatkan kerjasama antar pengelola BUMDes dan masyarakat. Namun, banyak desa hanya memiliki modal sosial pada tahap bonding, yang membatasi potensi kolaborasi dengan pihak eksternal. Tata kelola keuangan yang baik juga menjadi kunci keberhasilan BUMDes. BUMDes yang menerapkan sistem akuntansi yang transparan dan memiliki Standard Operating Procedures (SOP) yang jelas cenderung lebih mampu menjaga keberlanjutan usaha. Peran aktif pemerintah desa sebagai fasilitator dan pengawas sangat signifikan dalam memastikan efektivitas pengelolaan BUMDes. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan literasi digital dan keterampilan manajerial bagi pengelola BUMDes melalui program pelatihan yang sistematis dan berkelanjutan. Intansi Pemerintah pembina BUMDES diharapkan dapat mendukung pengembangan infrastruktur dan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam pengelolaan BUMDes.
Copyrights © 2025