Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) menyelenggarakan pendidikan di bidang keuangan negara untuk mendidik calon pegawai negeri sipil dengan keahlian khusus, seperti akuntansi, perpajakan, perbendaharaan negara, kepabeanan dan cukai, serta pengelolaan aset dan piutang. Sebagai institusi pendidikan, PKN STAN memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi kegiatan akademik maupun non-akademik agar proses pendidikan berlangsung secara optimal. Berangkat dari beragam kesimpulan dalam penelitian sebelumnya mengenai pengaruh prestasi non-akademik terhadap IPK, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam hubungan antara pengalaman prestasi non-akademik dengan Indeks Prestasi (IP) mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-methods concurrent embedded, dengan metode kuantitatif sebagai metode utama dan kualitatif sebagai pelengkap. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa PKN STAN memiliki berbagai pengalaman prestasi non-akademik yang dapat dikelompokkan ke dalam sebelas kategori, yaitu pengurus OSIS, musik, kerohanian, paskibra, PMR, seni, ICT, jurnalis, KIR, bahasa, dan lainnya. Uji hipotesis menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan IP antara mahasiswa yang memiliki prestasi non-akademik dengan yang tidak memilikinya. Namun, hasil kualitatif mengindikasikan bahwa beberapa aspek dalam pengalaman non-akademik dapat menjadi pendorong mahasiswa untuk mencapai performa akademik terbaiknya.
Copyrights © 2025