Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi usaha kerajinan rotan (Daemonorops) terhadap pendapatan petani di Desa Kwang Rundun, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Indonesia merupakan salah satu penghasil rotan terbesar di dunia, dan kerajinan rotan memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, terutama petani yang memanfaatkan waktu luang di luar musim tanam. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan 30 responden yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuisioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan dari usaha kerajinan rotan mencapai Rp 15.057.935 per tahun, yang berkontribusi sebesar 28,39% terhadap total pendapatan petani. Sementara itu, pendapatan utama petani dari usahatani tembakau rajangan mencapai Rp 37.966.883 per tahun. Dari hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa meskipun kontribusi usaha kerajinan rotan terhadap pendapatan petani tergolong kecil, usaha ini tetap memberikan peluang diversifikasi sumber pendapatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, disarankan agar pemerintah memberikan dukungan dalam penyediaan bahan baku dan pelatihan keterampilan untuk meningkatkan daya saing produk kerajinan rotan di pasar.
Copyrights © 2025