Perkembangan transportasi telah memberikan dampak positif terhadap mobilitas dan kualitas hidup, namun hal ini juga menyebabkan peningkatan kejadian kecelakaan lalu lintas. Kesalahan pengkodean eksternal pada rekam medis memegang peranan penting dalam menjamin keakuratan data kesehatan dan kualitas pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kelengkapan anamnesa di instalasi gawat darurat dengan keakuratan pengkodean penyebab eksternal pada kasus kecelakaan lalu lintas di RSUD Sunan Kalijaga Demak. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik dengan desain cross sectional . Sebanyak 210 dokumen rekam medis menjadi sampel yang diperoleh melalui teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui telaah dokumen dan observasi, kemudian dianalisis dengan menggunakan uji Fisher Exact . Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 5,7% formulir anamnesis yang lengkap dan 7,6% pengodean penyebab eksternal yang sesuai. Analisis statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kelengkapan riwayat dengan ketepatan pengodean (p= 0,605). Meskipun tidak ditemukan hubungan secara statistik, penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan prosedur standar operasional (SOP) dalam pengodean dan peningkatan kualitas dokumentasi untuk mendukung keakuratan data dan kualitas pelayanan rumah sakit.
Copyrights © 2025