Artikel ini mengkaji ketahanan anak dari keluarga broken home dengan fokus pada pengaruh dukungan keluarga dan sosial. Menggunakan pendekatan kajian pustaka, penelitian ini menganalisis literatur terkait untuk mengeksplorasi bagaimana berbagai faktor mempengaruhi ketahanan anak dalam menghadapi perpecahan keluarga. Studi ini menyimpulkan bahwa dukungan keluarga yang konsisten, keterlibatan sekolah, dan dukungan sosial komunitas merupakan elemen kunci dalam membangun ketahanan anak. Temuan dari literatur menunjukkan bahwa ketahanan anak dapat meningkat melalui intervensi yang melibatkan pelatihan pengasuhan untuk orang tua, program bimbingan di sekolah, dan kegiatan komunitas yang mendukung. Penelitian ini juga menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi strategi intervensi yang paling efektif dalam berbagai konteks budaya dan ekonomi. Implikasi praktis termasuk pengembangan program dukungan keluarga yang terstruktur, peningkatan keterlibatan sekolah, dan penyuluhan komunitas. Artikel ini memberikan wawasan tentang bagaimana berbagai dukungan dapat diintegrasikan untuk meningkatkan ketahanan anak dan mengatasi dampak negatif dari perpecahan keluarga.
Copyrights © 2022