Krisis iklim global telah mendorong sektor bisnis ikut berpartisipasi melakukan mitigasi, termasuk di industri media. Sektor industri yang berkaitan dengan informasi publik itu juga mengambil peran menurunkan emisi karbon. Penelitian ini mengkaji bagaimana media seperti Kompas Gramedia (KG Media) yang merupakan salah satu perusahaan media terbesar di Indonesia ikut menerapkan strategi lingkungan untuk mengurangi jejak karbon dalam operasional bisnisnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali pengalaman, tantangan, serta efektivitas dari strategi lingkungan yang dijalankan oleh unit-unit bisnis di KG Media seperti Kompas.com, Tribunnews, Kontan, dan Grid Network. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa KG Media telah mengintegrasikan strategi lingkungan dalam tiga pilar keberlanjutan. Pertama pilar literasi, kemudian pilar aksi, dan ketiga pilar kolaborasi. Langkah konkret yang dilakukan diantaranya adalah efisiensi energi, pengurangan emisi karbon berbasis Scope 1 dan 2, serta keterlibatan membangun kesadaran Bersama dengan membentuk konsorsium environment, social and governance (ESG) regional. Temuan mengindikasikan bahwa strategi yang diterapkan KG Media bersifat adaptif yang menggabungkan pendekatan yang direncanakan dan yang juga ada yang muncul secara organik dari bawah ke atas. Namun, implementasi masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya, budaya organisasi yang belum sepenuhnya hijau, serta kebutuhan untuk standardisasi pelaporan emisi. Penelitian ini berkontribusi mengisi celah dalam kajian strategi lingkungan di industri media, serta memberikan rekomendasi penguatan kebijakan internal berbasis prinsip Triple Bottom Line dan model perubahan strategi organisasi.
Copyrights © 2025