Pekerjaan pondasi dalam tiang pancang merupakan upaya untuk mendukung kekuatan struktur atas. Pengaruh besar beban yang dipikul, karakteristik tanah dan jenis bahan dapat mempengaruhi penentuan pondasi dalam yang digunakan. Untuk menghitung daya dukung tiang pancang dapat dihitung dengan metode statis yang menggunakan data sondir (SPT/CPT) dan metode dinamis yang menggunakan data uji kalendering dan uji PDA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas daya dukung tiang pancang berdasarkan data sondir, uji kalendering dan uji PDA, kemudian daya dukung tiang pancang pada perencanaan sebagai verifikasi perhitungannya. Pondasi tiang yang dianalisis yaitu tiang 5 dan 6 yang merupakan tiang yang menerima beban dan tinggi pilar paling besar, dan tiang 2 merupakan tiang yang menerima beban dan tinggi pilar paling kecil. Daya dukung statis menggunakan rumus Mayerhoff, Metode Briaud, et al dan Metode L. Decourt. Sedangkan daya dukung dinamis menggunakan metode Hilley, Janbe, dan Danish. Hasil perhitungan daya dukung tiang pancang telah memenuhi syarat yang memiliki daya dukung tiang melebihi nilai desain perencanaan T1 sebesar 17.24 ton, T5 sebesar 16.98 ton, dan T6 sebesar 17.47 ton Hasil pekerjaan tiang pancang talang air di BPm 6 daya dukung terpasang memiliki SF lebih besar sama dengan 1.7 sehingga kontruksi yang terpasang pada pondasi dalam talang air tersebut aman.
Copyrights © 2025