Abstrak: Kemajuan teknologi digital yang pesat saat ini telah mendorong peningkatan penggunaan gadget pada anak usia dini. Meskipun dapat memberikan manfaat edukatif, penggunaan gadget yang berlebihan dan tanpa pengawasan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan bicara anak. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara durasi dan intensitas penggunaan gadget dengan kejadian keterlambatan bicara serta faktor risiko lain seperti pola asuh, pengetahuan orang tua dan interaksi sosial pada anak usia dini 0-6 tahun . Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah melihat literatur dengan pedoman PRISMA (Preferred Reporting Item for Systematic Review and Meta-Analysis). Penelitian ini fokus pada artikel yang diterbitkan dalam rentang tahun 2021-2025 dan dapat diakses secara terbuka. Kriteria inklusi yang diterapkan meliputi artikel yang membahas paparan gadget dan teknisnya dengan keterlambatan bicara pada anak usia dini, termasuk faktor risiko yang mempengaruhi kondisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan gadget selama lebih dari 2 jam sehari dapat menyebabkan keterlambatan bicara pada anak usia dini. Faktor lain yang mempengaruhi adalah pola asuh orang tua yang permisif terhadap penggunaan gadget sehingga menghambat perkembangan anak dan memicu tantrum, serta kurangnya interaksi sosial pada anak.Kata Kunci : Masa Emas, Pola Asuh Orangtua, Interaksi Sosial, Durasi Gadget
Copyrights © 2025