Dislipidemia adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan kadar kolesterol total, kolesterol LDL, trigliserida atau kolesterol HDL yang tidak normal. Kunyit dan kedelai mengandung flavonoid yang dapat meningkatkan profil lipid dalam darah dengan cara meningkatkan aktivitas LCAT (Lecithin Cholesterol Acyltransferase). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian cookies kedelai kunyit zaitun terhadap kadar kolesterol HDL dan LDL pada tikus Wistar dislipidemia. Penelitian ini merupakan penelitian True Exsperimental dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. 24 ekor tikus Wistar jantan dengan berat 150-250 gram dan berusia 2-3 bulan dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok kontrol negatif (K-) menerima pakan standar Rat Bio (20 gram/tikus/hari) dan minum ad libitum. Kelompok kontrol positif (K+) diberi pakan tinggi lemak yang dimodifikasi, termasuk injeksi intravena adrenalin 0,006 mg/200 gBB pada hari pertama, diikuti dengan kuning telur bebek (5 g/gBB) secara oral selama 14 hari, dan kemudian lemak sapi (2 g), kuning telur puyuh (1 g), dan mentega (2 g) secara oral. Kelompok intervensi (P) menerima diet tinggi lemak, minum ad libitum, dan cookies kedelai kunyit zaitun 21,7 g/tikus/hari. Kadar HDL dan LDL darah sebelum intervensi adalah homogen (p>0,05). Kelompok intervensi (P) menunjukkan penurunan kadar kolesterol LDL yang lebih rendah yaitu sebesar 2,8 ± 5,7 (p>0,05) dan peningkatan kadar kolesterol HDL yang lebih rendah yaitu sebesar 2,00 ± 3,752 (p>0,05). Oleh karena itu, pemberian cookies kedelai kunyit zaitun tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kadar HDL dan LDL darah pada tikus Wistar dislipidemia.
Copyrights © 2025