Ornamen Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Kriya
Vol. 21 No. 1 (2024)

Buah Pace Sebagai Ide Penciptaan Karya Seni Mebel Ruang Kerja Tenaga Medis

Fikriansyah, Dona (Unknown)
Prabowo , Rahayu Adi (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2024

Abstract

Penciptaan tugas akhir karya seni yang berjudul “Buah Pace Sebagai Ide Penciptaan Karya Seni Mebel Ruang Tenaga Medis” menggunakan kayu mahoni sebagai media utama dan menggunakan batu bali green sebagai bahan pendukung yang bertujuan untuk menciptakan desain-desain mebel pada ruang tenaga kerja kesehatan dan penerapan buah pace sebagai bentuk dasar dan stilasi pohon pace sebagai motif/ornamen hias. Pendekatan estetika karya merujuk teori Dewit H. Parker dalam teori bentuk estetika membagi menjadi enam asas yaitu: 1. The principle of organic unity (asas kesatuan organis). 2. The principle of theme (asas tema). 3. The principle of thematic variation (asas variasi menurut tema). 4. The principle of balance (asas keseimbangan). 5. The principle of evolution (asas perkembangan. 6. The principle of hierarchy (asas tata jenjang). Metodologi penciptaan menggunakan teori SP. Gustami meliputi tahapan: Eksplorasi, Perancangan, dan Perwujudan. Proses pengerjaan karya dimulai dari persiapan bahan dan alat, pembentukan karya yang meliputi pemotongan, perataan dan penghalusan kayu, proses pola, proses konstruksi dan dilanjutkan proses mengukir. Teknik yang digunakan dalam proses pengerjaan karya adalah teknik kerja bangku, teknik mesin, teknik scroll, dan teknik ukir. Bahan finishing yang digunakan adalah melamine wood stain dan clear gloss transparan sebagai pelapis akhir. Penciptaan karya seni mebel pada ruang tenaga medis ini berjumlah 3 karya. Karya tersebut adalah almari sebagai tempat obat dan alat, meja kerja dan kursi duduk sebagai tempat konsultasi.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

ornamen

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Art craft journal contains scientific articles on the results of research on the art of craft and the creation of craft art within the scope of Indonesian culture. The substance presented is in the form of a mission to preserve the cultural values of the archipelago as well as the development of ...