Desa Wisata Kelan terletak di Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, dan memiliki potensi wisata bahari dan wisata kuliner dengan memanfaatkan hasil laut berupa hasil laut sebagai menu utamanya. Potensi wisata tersebut saat ini sudah berjalan, namun secara ekonomi belum memberikan dampak yang maksimal, akibat masih adanya produk pelengkap berupa sayur-sayuran untuk melengkapi menu hasil laut yang masih dibeli dari luar Desa Wisata Kelan, padahal areal perkebunannya masih tersedia. Berdasarkan permasalahan tersebut, solusi yang diberikan adalah penerapan Model Urban Farming dan Irigasi Tetes yang dikemas sebagai eduwisata, dengan sasaran siswa Sekolah Dasar, pengunjung, dan masyarakat Desa Wisata Kelan. Implementasi solusi tersebut menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan kelompok sasaran yaitu siswa Sekolah Dasar, siswa Sekolah Menengah Pertama, pengunjung, dan masyarakat mengenai Urban Farming dan Irigasi Tetes. Selain itu, masyarakat yang menggeluti wisata kuliner juga mengalami peningkatan pendapatan, akibat berkurangnya pembelian produk pelengkap berupa sayur-sayuran yang mampu mereka hasilkan sendiri, sekaligus menguatnya upaya pelestarian lingkungan.
Copyrights © 2025