Jagung merupakan salah satu komoditas terbanyak ketiga di dunia yang memiliki potensi besar. Banyak manfaat yang dimiliki jagung seperti sebagai makanan, pakan ternak, minyak nabati, biofuel, dan keperluan industri lainnya. Dalam budidayanya sering sekali hanya menggunakan pupuk urea sebagi pupuk anorganik yang dalam jangka panjang justru menimbulkan kerusakan tanah dan lingkungan. Salah stau alternatif untuk mengatasi adalah dengan menyeimbangkan menggunakan pupuk organik menggunakan azolla. Diharapkan melalui kombinasi pupuk tersebut bisa menjaga lingkungan dan mendukung pertumbuhan tanaman jagung. Metode yang digunakan adalah rancangan acak kelompok lengkap dengan P1: pupuk 100% urea + 0% kompos azolla, P2 : Pupuk 75% urea + 25% kompos azolla, P3 : Pupuk 50% urea (100 kg/ha) + 50% kompos azolla (1533 kg/ha); 22,8 g/polybag, P4 : Pupuk 25% urea (50 kg/ha) + 75% kompos azolla dan P5 : Pupuk 0% urea (0 kg/ha) + 100% kompos azolla. Hasil penelitian menunjukan pupuk urea dan azolla berpengaruh nyata pada parameter yang diamati seperti tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, laju asimilasi bersih dan laju pertumbuhan nisbi.
Copyrights © 2024