Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana self-determination dan coping behavior berdampak pada ketidakpastian akademik siswa SMAN 1 PAGAK. Metode penelitian kuantitatif digunakan untuk 179 siswa yang menjawab, yang melibatkan analisis data kuantitatif statistika dan pengumpulan data menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel self-determination memiliki pengaruh terhadap academic buoyancy, dengan nilai signifikasi variabel 0,001 < 0,05. Dengan demikian, koefisien regresi diperoleh 0,180, atau 18%. Dalam kasus coping behavior, nilai signifikasinya 0,346 lebih besar dari 0,05, yang menunjukkan bahwa pengaruh coping behavior tidak terhadap academic buoyancy siswa. Hasil signifikan secara bersamaan menunjukkan bahwa 0,001 kurang dari 0,05 dan nilai f 8,090 lebih besar dari f tabel 3,16, yang menunjukkan bahwa variabel penentuan diri sendiri dan perilaku bertahan hidup berdampak pada academic buoyancy siswa. Pada nilai R Square, sumbangan X1 dan X2 adalah 0,181, atau 18,1% dari gangguan akademik siswa. Ini menunjukkan bahwa self-determination dan coping behavior berkontribusi terhadap academic buoyancy siswa.
Copyrights © 2025