ABSTRAK Diabetes Mellitus is a chronic disease whose complications can be prevented and controlled. Data from the Lampung Provincial Health Office in 2022 there were 22,345 cases. While in South Lampung Regency in 2020 there were 11,626 (76.75%) people with DM. Data at Puskesmas Banjar Agung has increased from year to year in 2023 there were 65 cases of DM with an average age between 40-70 years, while in 2024 there was an increase where it was found that the number of DM patients from January - October was 95 cases with an average age between 40-70 years. The purpose of this study was to determine the effect of a 30-minute walk on blood sugar values in patients with type II Diabetes Mellitus at the Banjar Agung South Lampung Community Health Centre in 2024. The type of research is quantitative research with a Pre and Post Test Only Control group Design approach. The sampling technique used purposive sampling technique with a total sample of 34 people (17 control group and 17 intervention group). The measuring instrument used in this study was a digital glucometer and an observation sheet for observing the examination of blood sugar values. The results showed that there was an effect of a 30-minute walk on blood sugar values in patients with Type II diabetes mellitus with a p-value of 0.000 (p-value <0.05), it can be concluded that walking for 30 minutes has an effect on blood sugar values in patients with Type II diabetes mellitus, at the Banjar Agung South Lampung Health Centre in 2024. Suggestions for health centres should diabetics diligently do physical activities such as walking to help lower blood levels. Keywords: Diabetes Mellitus, Blood Sugar, Walking Exercise ABSTRAK Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronik yang komplikasinya dapat dicegah dan dapat dikendalikan. Data Dinkes Provinsi Lampung tahun 2022 terdapat 22.345 kasus. Sementara di Kabupaten Lampung Selatan pada tahun 2020 ada 11,626 (76,75%) penderita DM. Data di Puskesmas Banjar Agung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun pada tahun 2023 ada 65 kasus DM dengan usia rata-rata antara 40-70 tahun, sementara pada tahun 2024 mengalami peningkatan dimana didapati data jumlah penderita DM dari bulan Januari – Oktober ada 95 kasus dengan usia rata-rata antara 40-70 tahun. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengaruh jalan kaki 30 menit terhadap nilai gula darah pada pasien Diabetes Mellitus tipe II di Puskesmas Banjar Agung Lampung Selatan tahun 2024. Jenis penelitian penelitian kuantitatif dengan pendekatan Pre and Post Test Only Control group Design. Teknik pengambilan sampel mengunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 34 orang (17 kelompok kontrol dan 17 orang kelompok intervensi). Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan glucometer digital dan lembar observasi observasi pemeriksaan nilai gula darah sewaktu. Hasil penelitian diketahui ada pengaruh jalan kaki 30 menit terhadap nilai gula darah pada pasien diabetes mellitus Tipe II dengan p-value 0,000 (p-value<0,05) dapat disimpulkan bahwa jalan kaki selama 30 menit berpengaruh terhadap nilai gula darah pada pasien diabetes mellitus Tipe II, di Puskesmas Banjar Agung Lampung Selatan Tahun 2024. Saran untuk puskesmas sebaiknya penderita diabetes rajin melakukan aktivitas fisik seperti jalan kaki untuk membantu menurunkan kadar darah Kata Kunci: Diabetes Mellitus, Gula Darah, Jalan Kaki
Copyrights © 2025