Peran aktif komputer di dalam dunia penelitian arkeologi telah cukup tinggi. Keberhasilan "otak elektronis" tersebut telah terealisasikan pada beberapa hal, baik itu penanganan tahap rencana penelitian, pengolahan data, atau pun penyajian data. Beberapa hasil yang dapat disebut di sini antar lain: keakuratan komputer dalam penyusunan program rencana penelitian (Khandelwal, 1977), komputer sebagai penyimpan data atau bank data (Harkantiningsih, 1985), komputer berperan dalam pemlotan peta persebaran situs (Chadwick, 1978; Doran dan Hodson, 1975) komputer sebagai pengolah data (gerabah) dan penyajian hasil penelitian (laporan) (Soegondho, 1985).
Copyrights © 1986