Sektor pariwisata merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi daerah. Kota Lhokseumawe memiliki beragam potensi wisata, namun wisatawan sering mengalami kesulitan dalam menentukan destinasi yang sesuai dengan preferensi mereka akibat informasi yang tersebar luas namun tidak terstruktur. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu proses pemilihan destinasi wisata secara sistematis. Penelitian ini mengimplementasikan metode Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART) dalam pengembangan SPK untuk pemilihan destinasi wisata di Kota Lhokseumawe. Data diperoleh melalui survei lapangan dan studi dokumentasi dari berbagai sumber daring. Sistem mengevaluasi tujuh kriteria utama: fasilitas, jarak tempuh, transportasi umum, biaya masuk, aksesibilitas jalan, lahan parkir, dan tingkat kebersihan. Masing-masing alternatif destinasi wisata diberikan skor berdasarkan bobot kriteria yang telah ditentukan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa Mesjid Islamic Center memperoleh skor tertinggi sebesar 0,883, diikuti oleh Pantai Jagu 0,500, Taman Riyadhah 0,463, Pantai Jomblang 0,379, dan Waduk Pusong 0,025.
Copyrights © 2025