Sistem distribusi tenaga listrik memiliki peran penting karena gangguan yang terjadi langsung dirasakan pelanggan. Tingkat keandalan sistem ini diukur dengan indeks SAIFI dan SAIDI, yang dapat ditingkatkan melalui penempatan recloser pada titik strategis jaringan. Penelitian ini menggunakan metode Section Technique untuk menghitung keandalan serta algoritma Grey Wolf Optimizer (GWO) dalam menentukan lokasi recloser yang paling optimal. Studi kasus dilakukan pada Penyulang Watu Jago dengan dua skenario, yaitu mempertahankan existing recloser dan tanpa existing recloser. Hasil simulasi menunjukkan bahwa penambahan recloser secara bertahap dari 1 hingga 5 unit mampu menurunkan SAIFI hingga 78,1% dan SAIDI hingga 83,9% pada Skenario 1, sementara pada Skenario 2 penurunannya mencapai 85,4% dan 87,3%. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang banyak menggunakan algoritma PSO atau ACO, pendekatan berbasis GWO dalam penelitian ini terbukti lebih efektif dalam menentukan posisi strategis recloser dan meningkatkan keandalan jaringan distribusi 20 kV.
Copyrights © 2025