Penelitian ini menganalisis strategi visual literasi Jalur Rempah Nusantara melalui akun Instagram @jalurrempahri, yang berfokus pada penggunaan elemen visual untuk edukasi mengenai sejarah dan budaya rempah-rempah Indonesia. Jalur Rempah berfungsi tidak hanya sebagai rute perdagangan, tetapi juga sebagai jalur pertukaran budaya yang penting. Meskipun memiliki nilai sejarah yang tinggi, minat masyarakat, terutama Generasi Z, terhadap sejarah ini cenderung menurun. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas desain visual dalam menyampaikan informasi edukatif di Instagram, dengan perhatian khusus pada tata letak, pemilihan warna, dan penggunaan infografis. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif kualitatif, yang melibatkan observasi interaksi pengguna dan pengumpulan data melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi visual yang diterapkan oleh @jalurrempahri efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman audiens, serta menarik perhatian dan memotivasi partisipasi. Temuan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk mengoptimalkan pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi dan pelestarian budaya di era digital.
Copyrights © 2024