Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan tantangan industri halal di Indonesia serta peran diversifikasi dalam memperkuat sektor ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengeksplorasi peluang yang dimiliki Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, dalam mengembangkan industri halal, khususnya di sektor makanan, minuman, pariwisata, dan fesyen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan industri halal, tetapi menghadapi tantangan seperti ketergantungan pada impor dan rendahnya produksi dalam negeri. Diversifikasi produk terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing dan profitabilitas industri halal dengan mengurangi risiko dan berinovasi sesuai dengan kebutuhan konsumen. Selain itu, instrumen pembiayaan syariah seperti sukuk dan equity crowdfunding berperan penting dalam mendukung pengembangan industri ini. Sinergi antara kebijakan pemerintah, strategi diversifikasi produk, dan pembiayaan syariah diperlukan untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan dalam industri halal Indonesia. Kata kunci: Industri halal, diversifikasi produk, pembiayaan syariah, Indonesia, strategi bisnis.
Copyrights © 2025