Beberapa upaya telah dilakukan Pemerintah Indonesia untuk mengatasi masalah deforestasi. Salah satunya melalui pengembangan program Hutan Kemasyarakatan (HKm) yang melibatkan para pihak. Dalam pelaksanaannya, program harus bersifat fleksibel, inovatif disesuaikan dengan kondisi setempat karena masalah deforestasi bukan hanya menyangkut masalah teknis semata melainkan juga masalah sosial ekonomi. Pola Pemanfaatan lahan dengan Aneka Usaha Kehutanan (AUK) merupakan salah satu upaya untuk mendorong masyarakat memanfaatkan potensi yang dimiliki secara lebih efisien dengan optimasi ruang tumbuh melalui perbaikan struktur dan komposisi hutan. Penelitian Pola Pemanfaatan Lahan dengan AUK bertujuan untuk memperoleh informasi tentang alternatif kegiatan usahatani dengan diversifikasi jenis tanaman AUK beserta prospek pengembangannya yang mampu meningkatkan produktivitas lahan serta memberikan kontribusi pendapatan secara signifikan pada masyarakat. Penelitian dilaksanakan di kawasan hutan yang dikelola oleh Perhutani di Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Sumedang, KPH Cianjur, dan KPH Sukabumi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan responden sebanyak 20 responden untuk masing-masing lokasi yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pemanfaatan lahan dengan komoditi AUK merupakan salah satu alternatif yang prospektif untuk dikembangkan. Komoditi AUK yang potensial untuk dikembangkan adalah vanili (Vanilla planifolia Andrews) dan tanaman obat untuk Sumedang, vanili dan tanaman pangan di bawah tegakan untuk Cianjur, dan tanaman di bawah tegakan serta sayur-sayuran untuk Sukabumi.
Copyrights © 2007