Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Vol 6, No 1 (2009): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam

UJI TOKSISITAS DAN SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK TUMBUHAN SUMBER PAKAN ORANGUTAN TERHADAP LARVA

Tri Atmoko (Balai Penelitian Teknologi Perbenihan Samboja Jl. Soekarno-Hatta KM 38 PO BOX 578 Balikpapan 76112 Telp. (0542) 7217663, Fax. (0542) 7217665)
Amir Ma’ruf (Balai Penelitian Teknologi Perbenihan Samboja Jl. Soekarno-Hatta KM 38 PO BOX 578 Balikpapan 76112 Telp. (0542) 7217663, Fax. (0542) 7217665)



Article Info

Publish Date
24 Mar 2016

Abstract

Uji toksisitas dan skrining fitokimia ekstrak tumbuhan sumber pakan orangutan dilakukan terhadap jenis Dacryodes rugosa (Blume) H.J.Lam., Durio acutifolius (Mast.) Kosterm., Madhuca sericea H.J. Lam., Triomma malaccensis Hook. F., Sandoricum koetjape (Burm. f.) Merrill, dan Scaphium macropodum (Miquel) Beumee ex Heyne. Uji toksisitas dilakukan dengan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT).  Sampel daun tumbuhan sumber pakan orangutan yang diambil dari Hutan Lindung Gunung Beratus diekstraksi dengan methanol berulangkali. Sampel kemudian dipekatkan dengan rotary evaporator hingga diperoleh ekstrak kasar. Masing-masing ekstrak diuji toksisitasnya terhadap larva Artemia salina L. Uji toksisitas dilakukan dengan konsentrasi 1.000 ppm, 500 ppm, 250 ppm, 125 ppm, 62,5 ppm, 31,2 ppm, dan 15,6 ppm.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak D. rugosa memiliki toksisitas tertinggi di antara ekstrak perlakuan. Nilai LC50  terkecil, yaitu 125,57 ppm, ditunjukkan oleh A. salina pada konsentrasi 1.000 ppm dengan tingkat kematian 87%.

Copyrights © 2009