Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Vol 5, No 3 (2008): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam

ASPEK EKONOMI SISTEM KOFFCO MENUJU ALIH TEKNOLOGI KE SEKTOR SWASTA KEHUTANAN

Yanto Rochmayanto (Balai Penelitian Hutan Penghasil Serat Kuok Jl. Raya Bangkinang – Kuok Km. 9 Bangkinang 28401, Kotak Pos 4/BKN – Riau Telp. (0762) 71000121, Fax : (0762) 71000122)



Article Info

Publish Date
28 Mar 2016

Abstract

Kajian aspek ekonomi sistem Koffco relevan untuk mendukung alih teknologi  perbanyakan  masal ke pengguna lembaga penyedia bibit komersial. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang besarnya harga jual bibit sistem Koffco yang tepat dan mengetahui status kelayakan investasi sistem Koffco sebagai unit usaha pembibitan. Analisis data untuk penetapan harga jual menggunakan metode mark up pricing on cost dan target pricing, sedangkan perhitungan kelayakan ekonomi menggunakan NPV, BCR, IRR, BEP, dan Pay Back Period. Hasil kajian menunjukkan harga jual bibit produksi sistem Koffco dapat dibentuk pada harga Rp 2.500,- perbatang agar memiliki resiliensi tinggi. Pada harga jual Rp 2.500,- per batang, sistem Koffco layak digunakan untuk pengusahaan pembibitan dalam kapasitas produksi 33.750 batang/tahun, dengan NPV sebesar Rp 27.058.705,- dan BCR sebesar 1,10 serta masa pengembalian investasi akan diperoleh selama 1,23 tahun. Sistem Koffco cocok diterapkan untuk usaha pembibitan jenis-jenis yang sulit perbanyakan generatifnya dan ditujukan secara khusus untuk penyediaan bibit unggul.

Copyrights © 2008