Pemanasan global menjadi permasalahan penting di dunia karena meningkatnya suhu bumi. Perkembangan bangunan merupakan salah satu sektor penyumbang terbesar  terjadinya pemanasan global hal lainnya disebabkan oleh terperangkapnya sinar matahari berupa gelombang Panjang (infra merah) di dalam bangunan. Hal ini terlihat pada penggunaan material bangunan yang berasal dari sumber daya tak terbarukan, atau material tidak ramah lingkungan. Pemilihan material yang tepat terutama pada atap bangunan sangat berpengaruh dalam mengatasi pemanasan global. Cat pelapis dapat membantu mengurangi pemantulan sinar matahari dalam bangunan.Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis kondisi temperatur udara dan dampak lain pada bangunan Balai Warga Plewan III, Siwalan, Kec. Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah setelah pengaplikasian Cat Reflektif Surya (Cat Be Cool) sebagai material yang dipilih. Dan menganalisis material apakah tergolong material ramah lingkungan yang dilihat dari before after penggunaanya sebagai langkah pengurangan emisi dalam meningkatnya pemanasan global. Adapun tahapan yang dilakukan menggunakan metode kualitatif melalui analisa studi lapangan yang kemudian hasilnya diaplikasikan pada studi kasus.
Copyrights © 2022