Penelitian ini membahas Joko Widodo sebagai elite sipil yang membutuhkan kekuatan politik dengan didapatkan melalui purnawirawan Tentara Nasional Indonesia yang memiliki berbagai modal dari lintas dimensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas transformasi sumber daya atau modal yang dimiliki oleh purnawirawan Tentara Nasional Indonesia menjadi instrumen dalam keterlibatan mereka di pemerintahan Jokowi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data studi literatur. Penelitian ini menunjukkan bahwa fenomena keterlibatan purnawirawan Tentara Nasional Indonesia dalam Kabinet Indonesia Maju 2019–2024 dapat diukur melalui sebagian dimensi dari political capital theory yang diajukan oleh Kimberly L. Casey. Berdasarkan pengukuran yang diajukan oleh Casey, hasil penelitian menunjukkan bahwa semua purnawirawan Tentara Nasional Indonesia yang menjadi subjek penelitian memiliki nilai positif atau tidak ada yang menunjukkan skor akhir negatif. Dalam artian, fenomena keterlibatan purnawirawan Tentara Nasional Indonesia dalam Kabinet Indonesia Maju (pemerintahan Jokowi 2019–2024) sebagai arena politik didukung oleh modal politik mereka sebagai instrumen yang membantu kebutuhan Jokowi dalam meningkatkan daya tawar sebagai politisi sipil.
Copyrights © 2025