Salah satu masalah gizi pada ibu hamil yaitu Kekurangan Energi Kronik (KEK). Ibu hamil mengalami KEK jika Lingkar Lengan Atas < 23,5 cm. Ibu hamil dengan KEK berisiko melahirkan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) yang berpotensi mengalami kematian, secara global sebesar 35% -75% dan 40% mengalami kematian dinegara berkembang. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui hubungan Hubungan kekurangan energy kronik (KEK) pada ibu hamil dengan kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Pariaman tahun 2023. Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analtik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Penelitian dilakukan pada April s/d Bulan Mei tahun 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas Puskesmas Pariaman. Sampel penelitian sebanyak 33 ibu hamil dengan kejadian bayi baru lahir rendah. Uji statistik menggunakan Chi Square. Hasil penelitian didapatkan Ibu Hamil Kurang Energi Kronik pada kelompok control sebanyak 33 orang (50%) dan 33 orang (50%) tidak kekurangan energi kronik. Ibu Hamil Kurang Energi Kronik diperoleh gambaran dari 33 responden sebanyak 30 orang (90.0%) bayi berat lahir rendah sedangkan 3 orang (10%) bayi tidak lahir rendah. Terdapat hubungan yang bermakna antara KEK dengan kejadian BBLR, p value diperoleh sebesar 0,000 < 0,05. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan masukan dan pembelajaran tentang pentingnya peran tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi mengurangi risiko Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) yang diakibatkan oleh kekurangan energy kronik (KEK).Kata Kunci : Kekurangan Energi Kronis (KEK) Ibu Hamil dan Bayi Berat Lahir Rendah ( BBLR)
Copyrights © 2023