Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Vol 5, No 1 (2008): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam

POTENSI DAN RAGAM PEMANFAATAN MANGROVE UNTUK PENGELOLAANNYA DI SINJAI TIMUR, SULAWESI SELATAN

Halidah Halidah (Balai Penelitian Kehutanan Manado Jl. Raya Molas, Kotak Pos 1202 Manado, Telp./Fax. (0431)859022)
Saprudin Saprudin (Balai Penelitian Kehutanan Manado Jl. Raya Molas, Kotak Pos 1202 Manado, Telp./Fax. (0431)859022)
Chairil Anwar (Pusat Litbang Hutan dan Konservasi Alam Jl. Gunung Batu No. 5 Po Box 165
Telp. 0251-8633234, 7520067
Fax 0251-8638111 Bogor)



Article Info

Publish Date
28 Mar 2016

Abstract

Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan memiliki mangrove seluas 960 ha yang 70% di antaranya tersebar di Kecamatan Sinjai Timur. Penelitian bertujuan untuk memperoleh informasi tentang potensi, kondisi, tanggapan masyarakat, dan ragam pemanfaatan mangrove yang diperlukan bagi pengelolaan hutan mangrove. Melalui pengamatan mangrove berdasar kelas umur tegakan diperoleh potensi mangrove, sedangkan melalui metode wawancara secara purposive diperoleh tanggapan masyarakat  terhadap ragam pemanfaatan mangrove. Potensi tegakan mangrove di Sinjai Timur adalah 8.025 pohon/ha dengan volume diperkirakan sekitar 257,5 m3/ha. Delapan puluh persen responden mengharapkan agar tegakan dapat ditebang untuk kegiatan penjarangan, 20% menginginkan agar tegakan dibiarkan utuh, dan tidak ada satu responden pun yang menginginkan untuk ditebang habis.  Manfaat langsung dari mangrove dapat berupa kayu (67%), buah (20%), dan daun mangrove (13%). Manfaat tidak langsung dapat berupa hasil tangkapan ikan (30%), kepiting (27%), kerang (23%), benur (50%), nener (40%), kelelawar (7%), pencegah abrasi (100%), dan pencegah intrusi  (17%).  Pengelolaan hutan mangrove  selanjutnya  diharapkan  dapat  memberikan  kesempatan masyarakat untuk memanfaatkan kayunya melalui tindakan penjarangan.

Copyrights © 2008