Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) Kemantren Wirobrajan dalam upaya meningkatkan nilai kredit. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode analisis SWOT untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pemasaran kredit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran BUKP berada pada posisi progresif, ditandai dengan kekuatan internal seperti lokasi strategis, pelayanan cepat dan jemput bola, serta suku bunga rendah. Dalam proses pemberian kredit, BUKP menerapkan prosedur berjenjang mulai dari permohonan hingga pencairan dana. Namun, BUKP menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan permodalan, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan yang belum dijamin oleh LPS, serta persaingan ketat dari lembaga keuangan lain. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan pelayanan dan promosi, serta optimalisasi sumber daya untuk memperkuat daya saing. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi lembaga keuangan mikro lainnya dalam menyusun strategi pemasaran yang efektif untuk mendukung pertumbuhan kredit dan inklusi keuangan masyarakat.
Copyrights © 2025