Salah satu tahap penting dalam budidaya pinang adalah perbanyakannya yang umumnya dilakukan dengan biji. Permasalahan adalah seperti umumnya suku Arecaceae, bijinya lambat berkecambah sebab mengalami dormansi fisik, berupa biji yang keras, karena itu perlu diberikan perlakuan untuk meningkatkan perkecambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pemeraman dan kondisi cahaya terhadap perkecambahan benih pinang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial. Faktor pertama adalah model pemeraman yang terdiri dari tiga aras yaitu tanpa peram, peram dalam tanah dan peram dalam periuk tanah. Faktor kedua adalah kondisi cahaya yang terdiri dari tiga aras yaitu kondisi gelap, naungan pohon dan terang. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara model pemeraman dan kondisi cahaya. Model pemeraman berpengaruh nyata pada parameter daya kecambah, potensi tumbuh maksimum, panjang plumula, panjang radikula, berat kering kecambah normal dan laju pertumbuhan kecambah, sedangkan kondisi cahaya hanya berpengaruh nyata terhadap parameter panjang plumula. Pemeraman dalam tanah merupakan perlakuan yang paling baik dan dapat meningkatkan perkecambahan benih pinang hingga 72,22%.
Copyrights © 2016