SC (Savana Cendana) : Jurnal Pertanian Konservasi Lahan Kering
Vol 1 No 02 (2016): Savana Cendana (SC) - April 2016

Respon Pertumbuhan dan Hasil Jagung (Zea mays L.) Varietas Pioner terhadap Berbagai Takaran Pupuk Kandang Babi dan Jarak Tanam

Maryanus A Bhato (Fakultas Pertanian, Universitas Timor, Kefamenanu, Indonesia)



Article Info

Publish Date
11 Apr 2016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh takaran pupuk kandang babi dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil jagung hibrida varietas Pioner serta mengetahui takaran pupuk kandang babi dan jarak tanam yang tepat bagi pertumbuhan dan hasil jagung hibrida varietas Pioner yang optimum. Penelitian mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 3 x 3 yang diulang tiga kali. Faktor pertama adalah takaran pupuk kandang babi yang terdiri dari tiga aras yaitu tanpa pupuk kandang babi, 20 t/ha dan 25 t/ha. Faktor kedua adalah jarak tanam yang terdiri dari tiga aras yaitu 70 x 30 cm, 70 x 40 cm dan 70 x 50 cm. Hasil penelitian menunjukan takaran pupuk kandang babi dan jarak tanam memberikan pengaruh interaksi terhadap panjang tongkol, berat 100 biji dan berat pipilan kering per petak. Takaran pupuk kandang babi berpengaruh nyata terhadap luas daun, panjang tongkol, diameter tongkol, jumlah biji per baris, berat pipilan kering per tanaman, berat pipilan kering per petak, berat segar berangkasan dan berat kering berangkasan. Jarak tanam berpengaruh nyata terhadap luas daun, jumlah baris per tongkol, jumlah tongkol per petak, berat pipilan kering per petak, berat segar berangkasan, berat kering berangkasan dan indeks panen. Takaran pupuk kandang babi 25 t/ha dengan jarak tanam 70 x 30 cm memberikan hasil jagung tertinggi berupa pipilan kering 3,48 t/ha.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

SC

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Environmental Science

Description

Savana Cendana mencakup bidang pertanian dalam arti luas termasuk produksi tanaman, pemuliaan dan genetik tanaman, fisiologi tanaman, ekologi tanaman, bioteknologi tanaman, pemodelan, ilmu dan teknologi benih, ilmu gulma, hortikultura, perkebunan, dan tanaman pangan dengan prioritas pada ilmu dan ...