Fusarium verticillioides, Aspergillus flavus, dan Eurotium chevalieri merupakan cendawan perusak bahan pangan yang ditemukan pada saat bahan pangan belum dipanen atau setelah bahan pangan dipanen. Pertumbuhan ketiga cendawan ini sangat dipengaruhi oleh nutrisi yang terkandung pada media tumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pertumbuhan Fusarium verticillioides, Aspergillus flavus, dan Eurotium chevalieri pada beberapa media untuk isolasi dan identifikasi. Ketiga cendawan tersebut ditumbuhkan pada media yang berbeda yaitu Chloramphenicol Peptone Agar (DCPA), Dichloran 18% Glycerol Agar (DG18), Czapek Yeast Extract Agar (CYA), Czapek Yeast Extract Agar 20% Sucrose (CY20S), Malt Extract Agar (MEA), dan 25% Glycerol Nitrate Agar (G25N) dan diinkubasi pada suhu + 280C. Pengamatan koloni dilakukan setiap 2 x 24 jam, 4 x 24 jam, dan 6 x 24 jam selanjutnya diameter isolat diukur. Hasil isolasi pertumbuhan dan panjang diameter koloni dari A. Flavus (61 mm) dan E. Chevalieri (45mm) diketahui dapat tumbuh baik pada media DG18, sedangkan F. verticillioides (46 mm) tumbuh baik di media DCPA. Sementara pada media identifikasi A. Flavus (80 mm) dapat tumbuh baik pada media CY20S, sedangkan E. Chevalieri (40 mm) dapat tumbuh baik pada media G25N dan CY20S. Koloni F. verticillioides (62 mm) dapat tumbuh baik di media CYA dan CY20S.
Copyrights © 2017