Penelitian ini dilaksanakan di SDN Pagesangan Surabaya dengan subjek siswa kelas III SD pada tahun ajaran 2024/2025, melibatkan 29 siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dari Juli hingga Agustus 2024 melalui dua siklus, mengikuti model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat tahapan: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data tes dan non-tes. Siswa dikelompokkan dalam lima kelompok berdasarkan kemampuan: kelompok 1 mendapat bimbingan intensif, kelompok 2 dan 3 bimbingan sedang, sedangkan kelompok 4 dan 5 hanya dikonfirmasi dan dimotivasi. Model Problem Based Learning (PBL) diterapkan dalam siklus, meliputi orientasi permasalahan, organisasi, bimbingan, pengembangan, dan evaluasi. Hasil mencakup penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan berpikir kritis siswa: skor rata-rata meningkat dari 65,2 pada Pra Siklus menjadi 75,5 pada Siklus I dan 89,6 pada Siklus II. Media pembelajaran yang digunakan, seperti “kalkulator matematika” dan kuis, efektif dalam mendukung kerjasama kelompok dan keterampilan berpikir kritis siswa.
Copyrights © 2024