Pengelolaan taman nasional harus diintegrasikan dengan pengembangan daerah penyangga dan pembangunan wilayah yang didasarkan pada potensi yang dimilikinya. Ekowisata merupakan potensi yang dapat dijadikan dasar pengelolaan taman nasional secara terintegrasi. Penelitian dilakukan di Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT), Provinsi Riau dan Jambi. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan rumusan tentang model pengelolaan TNBT secara terintegrasi. Analisis data dilakukan dengan metode Analisis Spasial, Analisis Penawaran (supply) dan Permintaan (demand), AnalisisSWOT, Analisis AWOT (integrasi antara SWOT dan AHP / Analytic Hierarchy Process), dan Analisis Sistem Dinamik. Hasil simulasi model dengan skenario optimis menunjukkan bahwa pengembangan pengelolaan TNBT secara terintegrasi berbaisis ekowisata, pada sepuluh tahun yang akan datang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dari 149 juta menjadi 10 milyar rupiah pertahun dan penerimaan pemerintah dari tiga juta rupiah menjadi 211 juta rupiah per tahun.
Copyrights © 2012