Penelitian ini merupakan Analisis Perbandingan Diksi Pada Poster Aksi Massa Gerakan Mahasiswa Reformasi tahun 1998 dan Penolakan Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja tahun 2020 di Yogyakarta. Rumusan pada penelitian ini adalah mendeskripsikan perbandingan Bahasa pada aksi massa tahun 1998 dan tahun 2020. Penelitian ini berangkat dari gerakan mahasiswa yang melakukan unjuk rasa untuk menuntut terwujudnya demokrasi sejati di Indonesia, walaupun terdapat perbedaan makna Bahasa yang digunakan tetapi semangat dan tujuan perjuangan sama. Tujuan penelitian ini akan menghasilkan perbandingan dari analisis Bahasa aksi massa dari dua objek penelitian yaitu aksi massa tahun 1998 dan tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan menggunakan teknik analisa data komperatif konstan kemudian berpijak menggunakan teori Nativisme dan Informatif oleh Noam Chomsky dan Shannon Weaver. Tujuan hasil akhir penelitian menyimpulkan adanya perubahan Bahasa yang terjadi dari perbandingan Bahasa pada aksi massa reformasi tahun 1998 dan aksi massa penolakan rancangan undang-undang Omnibus Law cipta kerja tahun 2020.
Copyrights © 2024