Fenomena Korean Wave yang sudah mengglobal membuat banyak perubahan bagi siapa saja yang mengikuti gelombangnya. Termasuk Indonesia yang juga mengalami fenomena Korean Wave di dalamnya. Pada penelitian ini, fenomena Korean Wave yang terjadi menciptakan adanya perilaku berpakaian yang menjadikan Korea sebagai kiblatnya, dan sang idola sebagai referensinya yang terjadi di komunitas Neo City Land. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan fenomenologi yang membuat peneliti terjun langsung ke lapangan untuk mengobservasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat 3 faktor yang menjadi alasan adanya perilaku berpakaian anggota komunitas Neo City Land di antaranya (1) Ingin meniru sang idola mereka, (2) Sebagai ajang keseruan ketika sedang mendatangi event, (3) Warna simbol sebagai identitas suatu kelompok. Faktor ini menjadikan anggota komunitas sebagai penggemar yang fanatik dan penggemar yang biasa saja.
Copyrights © 2025