Penelitian ini bertujuan untuk memahami berbagai permasalahan serta upaya-upaya yang dilakukan dalam membangun budaya literasi membaca di kalangan siswa kelas 3 di salah satu SD di Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya minat baca siswa, yang dipengaruhi oleh faktor internal seperti lemahnya pemahaman terhadap isi bacaan, serta faktor eksternal seperti kurang memadainya sarana literasi dan minimnya dukungan dari keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa budaya literasi yang lemah dipicu oleh tidak terbiasanya siswa membaca, terbatasnya bahan bacaan yang sesuai minat, serta belum tersedianya ruang baca yang nyaman. Untuk mengatasi hal tersebut, guru melakukan berbagai upaya seperti pembelajaran interaktif, penggunaan media audiovisual, penyediaan pojok baca, serta penerapan program Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara guru, pihak sekolah, dan keluarga dalam menanamkan kebiasaan membaca sejak usia dini.
Copyrights © 2025