Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh uang kartal dan kartu debit terhadap penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Indonesia. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan data sekunder bulanan periode 2021–2024 yang diperoleh dari Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel independen (permintaan uang kartal dan kartu debit) dengan variabel dependen (QRIS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan uang kartal memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap penggunaan QRIS, dengan koefisien sebesar -0,458 dan tingkat signifikansi 0,000. Sementara itu, kartu debit memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan QRIS, dengan koefisien sebesar 0,316 dan tingkat signifikansi 0,023. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan penggunaan kartu debit mendorong adopsi QRIS sebagai metode pembayaran digital yang efisien. Penelitian ini menegaskan peran QRIS dalam mendukung transformasi digital di sektor keuangan, terutama dalam mengurangi penggunaan uang kartal dan memperkuat ekosistem pembayaran non-tunai
Copyrights © 2025