Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pemanfaatan media sosial dalam meningkatkan keterampilan belajar mandiri siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei yang melibatkan 100 siswa kelas VI di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi. Instrumen penelitian berupa angket dengan 15 indikator yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial secara terarah berkontribusi signifikan terhadap peningkatan keterampilan belajar mandiri, khususnya pada aspek konsistensi mencari materi, pengaturan waktu, dan motivasi belajar. Namun, kemampuan memilah informasi masih rendah, sehingga literasi digital siswa perlu diperkuat. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa media sosial dapat menjadi sarana efektif untuk mendorong kemandirian belajar siswa jika didukung strategi pembelajaran yang sesuai.
Copyrights © 2025