Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Game Monopoli Kimia terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran kimia. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa yang disebabkan oleh model pembelajaran konvensional yang cenderung monoton dan kurang kontekstual. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA di SMAK Negeri Keerom dengan kelas eksperimen yang menggunakan media Monopoli Kimia dan kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa soal uraian berbasis indikator kemampuan berpikir kritis menurut Ennis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada nilai rata-rata posttest kelas eksperimen (79,23) dibandingkan dengan kelas kontrol (66,31). Skor N-Gain kelompok eksperimen sebesar 0,62 (kategori sedang) lebih tinggi dibandingkan kontrol sebesar 0,41 (kategori sedang). Peningkatan kemampuan berpikir kritis juga terjadi pada seluruh indikator, dengan dua indicator memutuskan tindakan dan berinteraksi dengan orang lain berada dalam kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa Game Monopoli Kimia mampu meningkatkan keterlibatan siswa, menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan efektif dalam menumbuhkan keterampilan berpikir kritis. Dengan demikian, media ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran inovatif di era abad ke-21.
Copyrights © 2025