Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Vol 3, No 2 (2006): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam

KUALITAS BIBIT ULAT SUTERA (Bombyx mori L.) PADA BEBERAPA WAKTU PENGUPASAN KOKON

Nurhaedah M. (Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar)



Article Info

Publish Date
24 Jul 2017

Abstract

Bibit ulat sutera yang berkualitas akan diperoleh jika pemeliharaan ulat induk  rnenghasilkan kokon yang baik. Untuk mewujudkan hal  tersebut diperlukan penanganan khusus  seperti  pemberian pakan, penanganan ulat dan kokon serta  pencegahan  penyakit. Penelitian ini  dilakukan   di  Balai  Persuteraan Alam Bili-Bili, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.  Penelitian bertujuan untuk  mengetahui  waktu pengupasan kokon yang tepat sebagai bahan pembibitan ulat  sutera. Penelitian dilakukan  di laboratorium dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri  3 perlakuan waktu pengupasan kokon yaitu 8 hari setelah mengokon, 7 hari  setelah  mengokon dan 6 hari setelah mengokon  serta kontrol (0 hari). Berdasarkan  penelitian yang dilaksanakan waktu pengupasan kokon yang baik untuk penetasan dan rendemen ulat kecil adalah 8 hari sedangkan untuk keperidian  dan jumlah pupa jadi ngengat adalah 7 hari, di samping itu waktu  pengupasan kokon yang  terlalu cepat dan tidak  terseleksi (kontrol)  menyebabkan waktu keluarnya ngengat lebih beragam.

Copyrights © 2006