Penelitian ini mengkaji strategi guru dalam membina akhlak santri di Pondok Pesantren Al-Qur’an Jabal Nur Paccini, Polewali Mandar. Tujuannya adalah mengidentifikasi strategi yang digunakan guru dan faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan pembinaan akhlak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan berbagai strategi, antara lain keteladanan, cerita (qishah), nasehat, pembiasaan (ta’wid), pemberian penghargaan (targib/reward), dan pemberian hukuman (tarhib/punishment). Faktor pendukung dalam penerapan strategi ini meliputi fasilitas sekolah, sarana dan prasarana yang memadai, serta keteladanan dari para guru. Sementara itu, faktor penghambatnya adalah kurangnya perhatian dari orang tua santri, masalah kedisiplinan, dan keterbatasan buku pelajaran akhlak. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut adalah dengan memberikan peringatan kepada santri yang melanggar dan mengadakan musyawarah untuk mencari solusi bersama. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana guru berupaya membentuk akhlak mulia santri di lingkungan pesantren.
Copyrights © 2025